Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu
medium. Jadi Gelombang Elektromagnetik mempunyai pengertian Gerak
gelombang yang tidak memerlukan medium perantara dalam perambatannya.
Gelombang tersebut termasuk jenis gelombang magnet yang menjalar secara
bersamaan. Adapun definisi menurut teori Maxwell atau teori-teori yang
mendasari hipotesis tentang gelombang elektromagnetik adalah
sebagaiberikut :
Elastisitas (elasticity) adalah kemampuan (ability)
dari benda padat untuk kembali ke bentuk semula segera setelah gaya
luar yang bekerja padanya hilang/ dihilangkan. Deformasi (perubahan
bentuk) pada benda padat elastis mengikuti aturan yang dikemukakan
Robert Hooke yang kemudian dikenal dengan hukum Hooke. Ahli matematika
dan juga seorang filsuf asal Inggris ini mencetuskan hukum Hooke
(elastisitas) yang berbunyi
“Perubahan
bentuk benda elastis akan sebanding dengan gaya yang bekerja padanya
sampai batas tertentu (batas elastisitas). Jika gaya yang deberikan
ditambah hingga melebihi batas elastisitas benda maka benda akam
mengalami deformasi (perubahan bentuk ) permanen” -Robert Hooke-
Momentum dapat didefinisikan sebagai perkalian antara massa benda dengan kecepatan benda tersebut. Ia merupakan besaran turunan
dari massa, panjang, dan waktu. Momentum adalah besaran turunan yang
muncul karena ada benda bermassa yang bergerak. Dalam fisika besaran
turunan ini dilambangkan dengan huruf “P”. Berikut rumus momentum
P = m V
P = momentum (kg.m.s-1)
m = massa benda (kg)
V = kecepatan benda (m.s-1)
Cermin dan lensa serta prinsip kerjanya memberikan sarana pemahaman
bagi pemanfaatannya untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia.
Alat-alat yang bekerja berdasarkan prinsip optik (cermin dan lensa)
digolongkan sebagai alat optik.
Mata
Salah satu alat optik alamiah yang merupakan salah
satu anugerah dari Sang Pencipta adalah mata. Di dalam mata terdapat
lensa kristalin yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan kenyal.
Lensa kristalin atau lensa mata berfungsi mengatur pembiasan yang
disebabkan oleh cairan di depan lensa. Cairan ini dinamakan aqueous humor. Intensitas cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil.
Suhu dan kalor merupakan
salah satu cabang dari ilmu fisika yang mempelajari segala sesuatu yang
berkaitan dengan suhu, seperti pemuaian, konversi suhu, perubahan
wujud, bagaimana cara kalor berpindah, dan masih banyak lagi. Coba amati
musim hujan kaya gini (januari 2013) misal sobat sama pacar kamu yang
baru jadian berdua kehujanan naik motor lalu mampir ke warung buat
minum wedang ronde. Lihatlah ada peristiwa kalor yang luar biasa. Badan
anda kedinginan lalu minum wedang rode seketika menjadi hangat. Tentu
saja bukan karena pacar baru sobat yang duduk di sebelah. Amati juga
ketika sisa wedang ronde yang tadinya suhunya panas sekarang sudah anget
atau dingin. Sepele, tapi ada bayak cerita suhu dan kalor di baliknya.
Sebuah benda dikatakan melakukan usaha jika ada gaya yang dilakukan pada benda tersebut atau benda tersebut
memberikan gaya yang menyebabkan benda tersebut berubah
posisinya.Berikut ini gambar untuk menjelaskan usaha yang dilakukan
terhadap benda yang arahnya horisontal.
Dalam ilmu fisika dikenal istilah “Besaran” dan “Satuan“, kedua istilah dalam bidang fisika tersebut dapat diartikan sebagai berikut.Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, mempunyai nilai yang dapat dinyatakan dengan angka dan memiliki satuan tertentu. Satuan adalah pernyataan yang menjelaskan arti dari suatu besaran. Pada bab ini akan dijelaskan besaran pokok dan besaran turunan, sedangkan besaran skalar dan besaran vektor akan dijelaskan pada bagian selanjutnya.
Sebuah partikel yang terletak pada posisi r relatif terhadap sumbu rotasinya. Ketika ada gaya F yang bekerja pada partikel, hanya komponen tegak lurusF⊥ yang akan menghasilkan torsi. Torsi τ = r × F ini mempunyai besar τ = |r| |F⊥| = |r| |F| sinθ yang arahnya keluar bidang kertas.
Torsi atau momen gaya adalah hasil kali antara gaya F dan lengan momennya. Torsi dilambangkan dengan lambang .
Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah suatu gerak lurus yang mempunyai kecepatan konstan. Maka nilai percepatannya adalah a = 0. Gerakan GLB berbentuk linear dan nilai kecepatannya adalah hasil bagi jarak dengan waktu yang ditempuh.